Apa Itu Cyber Ethics? - Pengertian, Karakteristik, Selengkapnya....

 

Halo ! Kembali lagi bersama saya Mega Yassinta Aulia (232410101031) dari Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember. Kali ini kita akan membahas tentang Cyber Ethics sebagai hasil Kelas-A Etika Profesi bersama Bu Katarina Leba. Beberapa fungsi media sosial yang sering kita jumpai adalah media sosial digunakan untuk menunjukkan eksistensi dan keinginan untuk memabngun citra diri, untuk berjualan, curhat, dan juga sengaja viral agar terkenal. Padahal dahulu curhat adalah hal yang bersifat private yang dulunya menggunakan diary. Sekarang curhat lebih bersifat publik dengan memanfaatkan media soaial . Bagaimana kelanjutannya?  Mari kita simak selengkapnya !

Sumber : freepik.com

APA ITU CYBER ETHICS ?

Sebelum masuk ke dalam pembahasan cyber ethics, kita akan membahas tentang cyberspace atau dunia maya terlebih dahulu. Menurut Dysson (1994) cyberspace merupakan suatu ekosistem bioelektronik di semua tempat yang memiliki telepon, kabel coaxial, fiber optic atau electromagnetic waves. Hal ini berarti bahwa tidak ada yang tahu pasti seberapa luas internet secara fisik.

Lalu, apa itu cyber ethics ?

Cyber ethics adalah etika yang kita terapkan saat di dunia maya atau digital

MENGAPA CYBER ETHICS ITU PENTING ?

Cyber ethics penting karena digunakan untuk mengatur batasan  atau sikap kita dalam dunia mya atau digital guna mengurangi kesalahpahaman, bullying, beredarnya berita hoax dsb. Selain itu, ada beberapa alasan yang membuat cyber ethic itu penting, seperti.

  • Pengguna internet yang berasal dari latar belakang yang berbeda, sehingga persepsi antara satu orang dengan orang yang lain belum tentu sama.
  • Pengguna internet hidup dalam dunia anonymous, yang tidak mengharuskan penggunaan identitas asli dalam berinteraksi.
  • Berbagai fasilitas yang ada dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak tidak etis
  • Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya "penghuni" baru di dunia maya tersebut.

KARAKTERISTIK DUNIA MAYA

Berikut beberapa karakteristik dunia maya menurut (Dysson : 1994)

  • Beroperasi secara virtual/ maya
  • Dunia cyber selalu berubah dengan cepat
  • Dunia maya tidak mengenal batas-batas territorial
  • Orang-orang yang hidup dalam dunia maya dapat melaksanakan aktivitas tanpa harus menunjukkan identitasnya
  • Informasi didalamnya  bersifat publik

NETIQUETTE / NETIKET

Sumber : freepik.com

Kelompok kerja Responsible Use of The Network (RUN) Working Group yang merupakan bagian dari The Internet Engineering Task Force (www.ietf.org) menyusun sebuah dokumen tentang etika dalam internet (Requests for Comments (RFC) no. 1855). Petunjuk itu dikenal dengan nama Netiqutte atau Netiket dalam terjemah bahasa Indonesia yang asalnya berasal dari dua kata yang dijadikan satu, yakni networks dan etiqutte. sebelum internet lahir, kata netiquette tentu belum ada.

Berikut adalah beberapa pengertian tentang netiket.

  • Etika dalam penggunaan internet
  • Aturan-aturan/kebiasaan/etika/etiket  umum yang berlaku di seluruh dunia, sehingga para pelaku internet dapat dengan nyaman dalam berinteraksi di dunia maya ini.

Secara umum, siapapun yang merasa menjadi bagian dari suatu komunitas di internet wajib untuk mematuhi kode etik yang berlaku di lingkungan tersebut.

Pada dasarnya, netiket merupakan panduan untuk bersikap dan beperilaku sesuai dengan kaidah normative di lingkungan internet. Dengan mematuhi peraturan ini, maka akan sangat bermanfaat dan membantu dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain tanpa harus mengalami salah pengertian dari orang lain.

ATURAN NETIKET

Berikut adalah beberapa aturan inti dari netiket :

  • Saat di dunia nyata maupun dalam dunia maya kita semua sama sama manusia. Oleh karena itu, diharapkan tidak memposting komentar yang menyerang tetapi memberikan kritik yang membangun.
  • Ikutilah aturan seperti halnya ketika di dunia nyata dengan bertindak selalu memperhatikan etika, dan jangan terburu-buru menyimpulkan suatu hal sebelum memvalidasi kebenarannya. Orang yang berada dalam internet berasal dari berbagai penjuru dunia yang pastinya memiliki sudut pandang yang berbeda-beda.
  • Selalu ingat dimana kita sedang online. Netiket bervariasi dari satu tempat ke tempat yang lain. Tidak semua orang mengikuti aturan yang sama. Jadi diharapkan selalu bersikap terbuka dan jika dibutuhkan perlu bersikap kritis tetapi tetap kontruktif (membangun) dan bukan menjatuhkan. Jika berada dalam topic pembicaraan pada forum atau chatting, jangan terburu-buru mengirim komentar, tetapi cobalah untuk menangkap ide dari apa yang sedang terjadi atau sedang dibahas. Posting yang telalu dini dapat berpotensi menyebabkan flaming.
  • Hormati orang lain ketika anda sedang online/berada dalam dunia maya. Buatlah postingan dalam grup yang sesuai, ketika tidak menemukan grup yang sesuai dengan itu dan merasa bahwa postingan itu harus dikirim, yakinkan bahwa subject dari posting sesuai dengan isi posting, sehingga orang lain tahu bahwa posting tersebut tidak mengganggu topik diskusi saat itu.

FREEDOM OF EXPRESSION

Amandemen pertama konstitusi A.S diadopsi untuk menjamin hak ini dan lainnya. Hak atas kebebasan berekspresi dibatasi bila ungkapan, baik lisan ataupun tulisan tidak benar dan membahayakan orang lain. Membuat pernyataan lisan ataupun tertulis tentang dugaan fakta yang salah dan merugikan orang lain adalah penghinaan

KONTROL AKSES INFORMASI DI INTERNET

Berikut adalah beberapa kontrol yang dilakukan.
  • UU Telekomunikasi disahkan menjadi hukum pada tahun 1996 di US. Terbagi menjadi 7 bagian besar . Pada bagian ke-5 adalah "Communications Decency Act (CDA)", yang ditujukan untuk melindungi anak-anak dari pornografi.
  • Internet Cencorship. Hak ini sesuai dengan teori "The Teory of The Uploader and The Downloader", yaitu suatu negara dapat melarang dalam wilayahnya untuk kegiatan uploading dan downloading yang diperkirakan dapat bertentangan dengan kepentingannya.
  • The Law of The Server, yaitu pendekatan yang memperlakukan server dimana webpages secara fisik berlokasi, dimana mereka dicatat data elektronik. Misalnya sebuah webpages berlokasi di Stanford University maka akan tunduk dengan hukum California.

HASIL DISKUSI

Sumber : freepik.com

1. Bagaimana cara mencari info yang terpercaya?
Sebelum menyebarluaskan suatu informasi, kita harus memvalidasi kebenaran informasi tersebut dengan cara mencari sumber terpercaya seperti mencari pada artikel artikel yang sudah valid, dan akun-akun resmi. Pastikan sumber yang kita pakai tidak berasal dari satu sumber saja.

2. Bagaimana cara setting password agar tidak mudah dibobol ?
Agar password yang kita gunakan tidak mudah dibobol oleh orang lain, sebaiknya gunakan kombinasi yang kuat, seperti kombinasi karakter, huruf besar dan huruf kecil, serta angka. Kita juga bisa melakukan opsi autentikasi dua arah, hindari e-mail phising, gunakan koneksi yang aman, selalu jaga kerahasiaan informasi mengenai password kita, dan juga gunakan layanan tambahan.

3. Apakah spoiler adalah hal yang etis ?
Spoiler atau bocoran informasi adalah perilaku yang opsional sesuai dengan konteksnya. Spoiler dikatakan tetap etis saat spoiler tersebut hanya berisi review kecil dari keseluruhan informasi yang dapat membantu pengguna, seperti review film. Namun, jika spoiler dilakukan dengan full maka dapat dikatan spoiler adalah hal yang tidak etis.

4. Bagaimana sikap kita saat ada teman yang dikomentari secara negatif ?
Hal pertama yang harus kita lakukan saat teman kita menerima komentar negatif adalah memvalidasi terlebih dahulu info tersebut. Lalu, jika tidak kita bisa meminta konfirmasi ulang pada yang berkomentar dan meminta untuk menghapus komentar tersebut. Namun, jika benar kita bisa mengingatkan teman kita untuk menjadi lebih baik kedepannya, serta selalu ada mendukung dan menghiburnya agar tidak down.

5. Cakupan internet sangat luas, bagaimana jika ada seorang artis yang membuat konten 18+ lalu di tonton anak kecil ? Siapakah yang disalahkan?
Pada kasus ini, sang artislah yang salah karena dalam suatu platform pasti sudah ada aturan tersendiri. Kita bisa menegakkan etika dengan menegur di komentar, dan mereport konten tersebut.

6. Bagaimana cara membedakan kritik dan cyberbullying ?
Kritik adalah suatu tanggapan yang bersifat membangun, menjadikan kita lebih baik bukan menjatuhkan. Sedangkan cyberbullying adalah suatu tanggapan dengan bahasa kasar dan bersifat menjatuhkan.


Etika dunia maya dan dunia nyata itu tidak ada bedanya, hanya media dan perangkat yang kita gunakan, langsung dan tidak langsungnya kegiatan yang kita lakukan.
Jangan Sampai Tujuan Kita Membenarkan Segala Cara



Sekian materi mengenai Cyber Ethics yang dapat saya sampaikan sebagai hasil dari mengikuti Kelas-A Etika Profesi yang dilaksanakan bersama Bu Katarina Leba dengan materi Cyber ethics. Saya Mega Yassinta Aulia dari Prodi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember undur diri.
Mohon maaf atas kekurangan penyampaian materi yang saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk kita semua.
Terima Kasih !






Get to Know More About My University,




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kode Etik Profesi : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Contoh, Selengkapnya

Cyber Crime - Kejahatan di Dunia Maya, Selengkapnya...